Selasa, 10 April 2012

JUAL MADU MURNI HALAL

di jual madu murni:
botol besar 1ltr Rp 60.000,-
botol sedang 1/2ltr Rp 30.000.-
botol kecil 1/4ltr Rp 15.000,-


pemesanan dapat dilakukan dengan menghubungi (wahid) 08562811508, atau melalui e-mail: hamadkhan07@gmail.com

MADU & MANFAATNYA


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang Madu :

4ym÷rr&ur y7/u n<Î) È@øtª[$# Èbr& ÉσªB$# z`ÏB ÉA$t6Ågø:$# $Y?qãç/ z`ÏBur ̍yf¤±9$# $£JÏBur tbqä©Ì÷ètƒ ÇÏÑÈ

       “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada Lebah : Buatlah sarang-sarang di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia” [QS An-Nahl (16) : 68].

§NèO Í?ä. `ÏB Èe@ä. ÏNºtyJ¨W9$# Å5è=ó$$sù Ÿ@ç7ß Å7În/u Wxä9èŒ 4 ßlãøƒs .`ÏB $ygÏRqäÜç/ Ò>#uŽŸ° ì#Î=tFøƒC ¼çmçRºuqø9r& ÏmŠÏù Öä!$xÿÏ© Ĩ$¨Z=Ïj9 3 ¨bÎ) Îû y7Ï9ºsŒ ZptƒUy 5Qöqs)Ïj9 tbr㍩3xÿtGtƒ ÇÏÒÈ   
     
“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan” [QS An-Nahl (16) : 69].
Apa itu madu?
Madu adalah campuran beberapa jenis gula dengan air dan mengandungi sedikit bahan-bahan seperti logam, acid dan enzim. Madu dihasilkan dari nektar yang diambil oleh lebah pekerja dari bagian tertentu yang mengeluarkan nektar misalnya bunga. Madu disimpan pada sel-sel di dalam haif sebagai makanan.


Terdapat berbagai jenis madu dan perbedaan bergantung pada warna, rasa dan kepekatan madu tersebut. Faktor pertama, warna nektar dan kandungan serbuk sari yang telah bercampur dengan nektar yang diambil yang berwarna merah dan ada yang gelap. Faktor kedua, lama penyimpanan madu, yaitu makin lama disimpan, semakin gelap warnanya disebabkan tindakan enzim semula jadi dalam madu tersebut.
Sejarah Lebah Madu
Lebah madu telah di kenal oleh manusia sejak jaman budaya-budaya kuno beberapa ribu tahun yang lalu. (Sihombing D.T.H,1997, Ilmu ternak Lebah Madu Madu, UGM Press, Yogyakarta).
Al Qur’an juga menempatkan secara istimewa lebah madu menjadi sebuah judul yaitu An-Nahl (lebah Madu), dalam salah satu ayatnya Surah An Nahl ayat 68-69 tertulis:

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah di mudahkan. Kemudian dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir”.
Pembudidayaan lebah madu yang kini populer berasal dari kawasan Laut Tengah (Afrika Utara, Eropa selatan dan Asia Kecil) yang selanjut menyebar ke seluruh wilayah dunia. (Sihombing D.T.H:1997). Bangsa Mesir Kuno membuat corong dari tanah liat sebagai sarang lebah, kemudian dari keranjang anyaman. Di Afrika lebah madu dipelihara dalam bongkahan kayu berbentuk silinder dan sarang tersebut digantung di pohon. Bangsa Rusia sebagai pengembang lebah madu secara modern, malahan disebut sebagai daerah lahan madu. Rusia mulai mengembangkan peternakan madu sejak abad ke 10 hingga kini secara besar-besaran. Mereka yang menemukan sarang lebah madu yang bisa dipindah-pindahkan, teknik tersebut diperkenalkan oleh Peter Prokovich (1775-1850).
Komposisi dan Kandungan Madu
Madu merupakan salah satu minuman dengan kandungan gizi terlengkap selain ASI (Air Susu Ibu). Madu kaya akan mineral seperti natrium, kalsium, magnesium, aluminium, besi, fosfor dan kalium. Vitamin-vitamin yang terdapat dalam madu antara lain Thiamin (B1), Niasin, Asam Pantotenat, Biotin, Asam Folat dan Vitamin K. Sedangkan enzim-enzim penting yang terkandung dalam madu diantaranya enzim diastase, invertase, glukosa oksidase, peroksidase dan lipase. Semua zat tersebut sangat berguna untuk proses metabolisme tubuh.
Nilai kalori madu sangat besar yaitu 3.280 kal/kg. 1 kilogram madu setara dengan 50 butir telur ayam, 5,7 liter susu, 25 buah pisang, 40 buah jeruk, 4 kilogram kentang dan 1.68 kilogram daging. Asam utama yang ada pada madu adalah asam glutamate, dan asam organic yang terkandung di dalamnya yaitu asam asetat, asam butirat, fomat suksinat, glikolat, malat, proglutamat, sitrat dan piruvat. Madu memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan rendah lemak. Kandungan gula dalam madu mencapai 80% dan 85% dari gula tersebut berupa fruktosa dan glukosa.
Madu mengandung glukosa (dekstrosa) dan fruktosa (levulosa) dalam jumlah yang tinggi. Menurut Winarno (1982), kadar dekstrosa dan levulosa yang tinggi mudah diserap oleh usus bersama zat-zat organic lain, sehingga dapat bertindak sebagai stimulant bagi pencernaan dan memperbaiki nafsu makan. Selain itu, madu juga memiliki sifat antimkiroba. Berdasarkan hasil peneliti Komara (2002), madu memiliki aktivitas senyawa antibakteri terutama pada baktero Gram (+), yakni bakteri S, Aureus, B. Cereus
Khasiat dan Manfaat Madu
Diminum :
- Merupakan sumber energi, meningkatkan daya tahan tubuh dan stamina.
- Melancarkan metabolisme dan peredaran darah serta imunitas tubuh.
- Menurunkan tekanan darah tinggi/hipertensi.
- Membantu mengobati berbagai macam penyakit/sebagai obat tradisional untuk penyakit rematik, asam urat, insomnia, jantung koroner, otot jantung, jantung bawaan, klep jantung, gangguan irama jantung, radang, asma, diare, infeksi saluran kencing, rambut rontok, mag, sakit gigi, TBC, paru, infeksi saluran kencing, tekanan darah rendah, penuaan bahkan baik juga untuk penyakit kanker seperti kanker rahim, kanker serviks, kanker kandung kemih dll.
- Meningkatkan produksi ASI, mengencangkan rahim, dan memperlancar rahim, dan memperlancar haid.
- Sebagai obat herbal maupun tradisional
- Meningkatkan vitalitas pria.
Obat luar :
- Mengatasi infeksi kulit dan luka karena gigitan serangga.
- Menjaga kesehatan mata.
- Mengobati luka bakar dan mempercepat keringnya luka-luka basah (borok).
- Mengatasi bibir pecah-pecah
- Perawatan tubuh dan kosmetika
- Sebagai pelembab, masker wajah dan lulur tubuh
- Mengatasi ketombe dan memperlambat tumbuhnya uban
Madu dapat dikonsumsi oleh segala tingkatan umur, dari Janin hingga Orang tua
1. Janin : Madu dapat memperkuat janin yang lemah dalam kandungan ( rahim ).
2. Ibu Hamil : Madu membantu menjaga stamina dan kesehatan selama mengandung bayi, dan membantu asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam kandungan
3. Bayi : Membantu perkembangan otak bayi, karena setiap harinya otak terus berkembang sampai dengan usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi. Pertumbuhan dan perkembangan otak sangat terkait dengan kecerdasan pikiran (IQ ) dan kecerdasan mental ( EQ ) . Hal ini dapat dilihat dewasa ini aneka produk makanan tambahan baik susu atau bubur bayi yang di formulasikan dengan madu seperti Dancow , Frisian Flag , Sustagen ,dsb . Untuk itu kenapa tidak kita berikan saja bagi buah hati kita yang terbaik ,yaitu madu .
4. Anak-anak : membantu agar nafsu makan meningkat ( adanya unsur vitamin B yang lengkap dalam madu), sehingga anak tumbuh sehat , lincah dan riang serta tahan penyakit. ( H.Mohamad , 2002 )
5. Remaja : Khasiat madu pada akil baligh remaja membuat tumbuh sangat cepat ,gizi yang baik dan teratur akan membuat pertumbuhan tubuh menjadi sempurna.
6. Dewasa : Tingkat kelelahan dan pekerjaan yang menumpuk mengakibatkan stress sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit . Dalam hal ini para pekerja pabrik yang bekerja keras seharian penuh ( long shift ) tanpa zat gizi yang memadai rawan terjangkiti penyakit seperti thypus , radang , serta infeksi bakteri lainnya maka dalam hal ini Madu adalah makanan tambahan terbaik.
7. Lanjut Usia : Madu adalah makanan terbaik yang sangat diperlukan bagi manula , karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh , dimana pada usia tersebut organ pencernaan kita sudah mulai berkurang fungsinya ( Kesehatan 2001 ).
Sekilas Tentang Madu
Hypocrates, ahli ilmu fisika membiasakan membiasakan diri makan madu secara teratur yang menyebabkan dia dapat mencapai usia 107 tahun, demikian juga halnya Aris Totoles, bapak dari “Natural Science” beranggapan bahwa madu memiliki sifat yang unik yang dapat meningkatkan kesehatan manusia dan memperpanjang usia, dalam arti dalam usia tua masih mempunyai stamina yang kuat dan gangguan penyakit sangat jarang dijumpai. Demikian juga Ibn sina (Avicenna), ilmuwan yang tersohor itu menganjurkan kita mengkonsumsi madu, karena dapat menjaga kekuatan sehingga masih mampu bekerja pada usia tua (senja). Dia juga menganjurkan agar manusia yang telah berusia 45 tahun sebaiknya mengkonsumsi madu secara teratur.
Semakin tinggi tingkat teknologi suatu negara, semakin tinggi kesadaran akan arti madu dalam menu masyarakat sehari-hari. Mereka semakin mendambakan lebih banyak mengkonsumsi “natural foods”. Madu buan saja termasuk kategori “natural foods”, tetapi juga dalam “natural health foods”.
Dari berbagai negara yang paling gemar mengkonsumsi madu adalah masyarakat Jerman Barat dan Swiss. Dua negara tersebut negara paling rewel terhadap persyaratan keamanan makanan bagi rakyatnya. Mereka rata-rata mengkonsumsi madu 800 gram 1,4 kg/orang/tahun. Amerika Serikat dan Inggris termasuk lebih rendah konsumsi madunya, yaitu berturut-turut rata-rata 400 – 500 gram dan 250 – 350 gram/orang/tahun.
Berbeda dengan gula biasa yang terdapat dalam permen atau gula yang dapat merusak gigi (carries) yang diakibatkan oleh tumbuhnya bakteri pembusuk yang disebut bakteri asam laktat, madu mengandung antibiotika. Meskipun pH-nya rendah, tetapi karena kandungan mineralnya tinggi mempunyai potensi bersifat basa, dan karenanya dapat berfungsi sebagai desinfeksi terhadap rongga mulut. Nenek moyang kita sering menganjurkan berkumur madu encer (± 15%) untuk menyembuhkan radang rongga mulut.
Dari hasil berbagai penelitian menyatakan bahwa daya antibakteri madu tidak ada sangkut pautnya dengan kadar gula tinggi maupun rendahnya kadar air, tetapi oleh adanya suatu senyawa sejenis lysozyme yang memiliki daya antibakteri. Senyawa tersebut lebih popular dengan nama ‘inhibine’. Bakteri gram negatif lebih peka terhadap ‘inhibine’ daripada gram positif. Inhibine sangat peka terhadap panas. Pada suhu 600C keaktifan inhibine dalam madu hilang hanya dalam waktu 15 menit.
Memilih Madu Yang Baik
Merupakan madu murni 100%, berasal dari nectar bunga yang diolah secara alami oleh lebah, bukan madu sintetis buatan manusia yang merupakan campuran glukosa, gula pasir, buah, flavour serta zat warna. Madu yang baik memiliki kadar air di bawah 20%. Madu dengan kadar air tinggi (diatas 22%) biasanya madu muda yang dipanen sebelum waktunya, ia mudah mengalami fermentasi(mengeluarkan gas, bahkan terkadang merusak/memecahkan botol) dan kurang awet. Madu yang telah mengalami fermentasi tidak baik dikonsumsi karena kandungan gizinya telah mengalami kerusakan dan menghasilkan alkohol. Maka salah anggapan sementara orang bahwa justru madu seperti inilah yang baik.
Jangan terpedaya dengan murahnya harga madu..! Madu murni dengan kualitas tinggi cukup mahal. Jika terlalu murah dikhawatirkan itu adalah madu palsu. Selain itu harga madu bervariasi tergantung kualitas, kadar air, sumber nectar dan khasiatnya.
Anggapan bahwa madu yang asli tidak akan mengkristal jika dimasukkan ke dalam freezer tidak selamanya benar. Pengkristalan terjadi pada madu jenis tertentu disebabkan di dalamnya kadar glukosa lebih besar dari fruktosa. Contoh : madu kaliandra, madu karet, madu lengkeng dan madu durian. Sebaiknya madu jenis ini tidak disimpan dalam freezer. Jenis yang lain tetap cair atau tidak mengkristal di dalam freezer disebabkan kadar fruktosa didalamnya lebih besar dari glukosanya. Contoh : madu randu, madu kopi, madu mangga. Sebaiknya membeli madu pada orang yang jujur atau di Outlet Madu yang bisa dipercaya.
Cara Menyimpan Madu
Madu murni tidak mudah rusak, bisa tahan sampai tahunan bahkan ratusan tahun namun untuk menjaga kualitasnya harus disimpan dengan baik dan benar, yaitu :
- Disimpan di tempat yang kering (tidak lembab)
- Suhu penyimpanan terbaik adalah di bawah 11° celcius.
- Pada suhu kamar sebaiknya disimpan dalam wadah kaca atau botol yang kedap udara sebab madu bersifat higroskopis (mudah menyerap air di udara) dan volatile (mudah menguapkan senyawa didalamnya) sehingga dapat mengurangi manfaatnya.
- Terhindar dari sinar matahari. Sinar matahari menyebabkan zat besi dalam madu teroksidasi dan zat antibakteri di dalamnya mengalami kerusakan.
Saran Konsumsi Madu
Madu lebih baik dikonsumsi dalam keadaan perut kosong (minimal 1 jam sebelum/sesudah makan) dan dilarutkan dalam air sehingga lebih mudah diserap oleh saluran pencernaan. Konsumsi madu ideal untuk orang dewasa adalah 100-200 gram/hari sedangkan anak-anak 50-100 gram/hari. Jika hal itu tidak terpenuhi, setidaknya orang dewasa mengkonsumsi madu 3 sendok makan/hari dan anak-anak setengahnya.